5 Cryptocurrency yang Nggak Kalah Populer dari Bitcoin - IDS Digital College

5 Cryptocurrency yang Nggak Kalah Populer dari Bitcoin

Dalam dunia investasi aset kripto, Bitcoin bisa dibilang jadi trendsetter sekaligus top mind dikalangan investor. Naik turunnya nilai bitcoin nggak lepas dari perhatian investor ataupun orang awam. Kepopuleran Bitcoin ini bikin orang awam yang mulai tertarik untuk investasi dan menggeluti trading aset kripto. Tapi, sebetulnya selain Bitcoin masih ada aset kripto lain yang bisa dijadikan sebagai pilihan investasi. Dari banyaknya jenis kripto yang ada, ini dia 5 alternatif pilihan kripto yang cocok kamu jadikan investasi. 1. Ethereum (ETH) Ethereum adalah aset kripto terpopuler setelah Bitcoin. ETH adalah cryptocurrency berbasis blockchain yang bisa digunakan untuk ngembangin aplikasi terdesentralisasi dan smart-contract. Keunggulan dari ETH adalah sebagai platform populer untuk membangun smart-contract, istilah yang digunakan dalam mengembangkan protokol komputer yang memfasilitasi kontrak atau perjanjian antara satu pihak dengan pihak lain dengan menggunakan kode tanpa pihak ketiga. 2. Bitcoin Cash (BCH) Bitcoin Cash adalah aset digital yang punya peran penting dalam sejarah altcoin, malah jadi salah satu hardfork tersukses Bitcoin. BCH meningkatkan ukuran blok dari 1 MB menjadi 8 MB. BCH diciptakan dengan latar belakang untuk membuat blok yang lebih besar dapat menampung lebih banyak transaksi. Kelebihan BCH adalah kecepatan transaksinya yang mengalahkan Bitcoin. Sedangkan perbedaan antara BCH dan BTC adalah penghapusan protokol Segregated Witness (SegWit) yang memiliki dampak pada blok room. 3. Tether (USDT) USDT dibuat untuk mematok nilai pasar aset kripto terhadap mata uang flat demi mengurangi volatilitas. Karena cryptocurrency sejatinya punya tingkat volatilitas yang tinggi dan kenaikan pun penurunan harganya signifikan. Adanya UDt dan stablecoin bertujuan untuk menjaga fluktuasi harga. Sehingga harga USDT terhubung langsung dengan harga dolar AS, memudahkan investor untuk melakukan transfer dari aset kripto lain dalam bentuk dolar AS secara singkat. 4. Tron Tron memiliki sebutan lain TRX. Ini adalah salah satu aset kripto yang baru. Pemilik TRX, yaitu Justin Sun merupakan pengusaha muda berasal dari Cina yang masuk dalam jajaran Forbes under 30. FYI, dia adalah anak didik dari Jack Ma, salah satu miliuner di Cina. Dikatakan jika Tron nantinya akan menjadi alat bayar akses premium yang makin banyak digunakan. Hal ini diiringi oleh banyaknya orang yang suka mengakses konten premium. 5. Litecoin (LTC) Punya nama yang mirip, ternyata Little Coin memiliki banyak kesamaan dengan Bitcoin. LTC adalah fork dari aset kripto yang paling populer - Bitcoin. Dalam dunia perdagangan kripto, forking sering terjadi sebagai solusi perdebatan developer dan penambang. LTC dibuat dengan tujuan demi meningkatkan waktu transaksi serta menurunkan biaya transaksi. Hingga kini, nilai market LTC mencapai 8,812 miliar dolar AS. Daftar bisnis yang menerima transaksi Litecoin berkembang pesat dibanding aset digital lain. Semua aset digital di atas punay prospek yang bagus. Jika kamu ingin mulai investasi pada aset digital di atas, pastikan kamu belajar dari sang ahli. Meski prospeknya cerah, jangan lupa juga dengan kemungkinan buruknya ya! Pengen belajar soal aset digital atau startup yang happening jaman now? Kamu bisa kuliah Ekstensi D3 ke S1 atau kuliah sambil kerja Jurusan Teknik Informatika di IDS Digital College

Dalam dunia investasi aset kripto, Bitcoin bisa dibilang jadi trendsetter sekaligus top mind dikalangan investor. Naik turunnya nilai bitcoin nggak lepas dari perhatian investor ataupun orang awam. Kepopuleran Bitcoin ini bikin orang awam yang mulai tertarik untuk investasi dan menggeluti trading aset kripto. 

Tapi, sebetulnya selain Bitcoin masih ada aset kripto lain yang bisa dijadikan sebagai pilihan investasi. Dari banyaknya jenis kripto yang ada, ini dia 5 alternatif pilihan kripto yang cocok kamu jadikan investasi.

1. Ethereum (ETH)

Ethereum adalah aset kripto terpopuler setelah Bitcoin. ETH adalah cryptocurrency berbasis blockchain yang bisa digunakan untuk ngembangin aplikasi terdesentralisasi dan smart-contract. 

Keunggulan dari ETH adalah sebagai platform populer untuk membangun smart-contract, istilah yang digunakan dalam mengembangkan protokol komputer yang memfasilitasi kontrak atau perjanjian antara satu pihak dengan pihak lain dengan menggunakan kode tanpa pihak ketiga.

2. Bitcoin Cash (BCH)

Bitcoin Cash adalah aset digital yang punya peran penting dalam sejarah altcoin, malah jadi salah satu hardfork tersukses Bitcoin. BCH meningkatkan ukuran blok dari 1 MB menjadi 8 MB. 

BCH diciptakan dengan latar belakang untuk membuat blok yang lebih besar dapat menampung lebih banyak transaksi. Kelebihan BCH adalah kecepatan transaksinya yang mengalahkan Bitcoin. Sedangkan perbedaan antara BCH dan BTC adalah penghapusan protokol Segregated Witness (SegWit) yang memiliki dampak pada blok room.

3. Tether (USDT)

USDT dibuat untuk mematok nilai pasar aset kripto terhadap mata uang flat demi mengurangi volatilitas. Karena cryptocurrency sejatinya punya tingkat volatilitas yang tinggi dan kenaikan pun penurunan harganya signifikan. 

Adanya UDt dan stablecoin bertujuan untuk menjaga fluktuasi harga. Sehingga harga USDT terhubung langsung dengan harga dolar AS, memudahkan investor untuk melakukan transfer dari aset kripto lain dalam bentuk dolar AS secara singkat.

4. Tron 

Tron memiliki sebutan lain TRX. Ini adalah salah satu aset kripto yang baru. Pemilik TRX, yaitu Justin Sun merupakan pengusaha muda berasal dari Cina yang masuk dalam jajaran Forbes under 30. FYI, dia adalah anak didik dari Jack Ma, salah satu miliuner di Cina. Dikatakan jika Tron nantinya akan menjadi alat bayar akses premium yang makin banyak digunakan. Hal ini diiringi oleh banyaknya orang yang suka mengakses konten premium.

Baca Juga : Trik Jitu Merancang Detection dan Response untuk Cegah Cyber Attack

5. Litecoin (LTC)

Punya nama yang mirip, ternyata Little Coin memiliki banyak kesamaan dengan Bitcoin. LTC adalah fork dari aset kripto yang paling populer – Bitcoin. Dalam dunia perdagangan kripto, forking sering terjadi sebagai solusi perdebatan developer dan penambang. 

LTC dibuat dengan tujuan demi meningkatkan waktu transaksi serta menurunkan biaya transaksi. Hingga kini, nilai market LTC mencapai 8,812 miliar dolar AS. Daftar bisnis yang menerima transaksi Litecoin berkembang pesat dibanding aset digital lain. 

Semua aset digital di atas punay prospek yang bagus. Jika kamu ingin mulai investasi pada aset digital di atas, pastikan kamu belajar dari sang ahli. Meski prospeknya cerah, jangan lupa juga dengan kemungkinan buruknya ya!

Pengen belajar soal aset digital atau startup yang happening jaman now? Kamu bisa kuliah Ekstensi D3 ke S1  atau kuliah sambil kerja Jurusan Teknik Informatika di IDS Digital College.

Posted in: News


error

Enjoy this blog? Please spread the word :)

WhatsApp chat