5 Penerapan Artificial Intelligence Dalam Bisnis Retail di Masa Kini dan Proyeksi Masa Depan. - IDS Digital College

5 Penerapan Artificial Intelligence Dalam Bisnis Retail di Masa Kini dan Proyeksi Masa Depan.

AI bukan hanya dikembangkan di bidang teknologi, tetapi juga bisnis. Kini AI diterapkan hampir di seluruh sektor bisnis, mulai dari bidang perakitan hingga layanan pelanggan customer service. Di pembahasan kali ini, akan dijelaskan berbagai contoh dimana AI sedang terintegrasi dalam kemajuan industri bisnis dan bagaimana pengembangannya di masa depan. 

1. Aplikasi Penjualan serta CRM
Pepper Robot, pada 2010 operasi telekomunikasi SoftBank Jepang bermitra dengan produsen robot Prancis Aldebaran untuk mengembangkan Pepper robot humanoid yang dapat berinteraksi dengan pelanggan dan “merasakan emosi manusia.” Pepper sudah populer di Jepang, di mana ia digunakan sebagai penyambut layanan pelanggan dan perwakilan di 140 toko seluler SoftBank. Hadirnya Pepper Robot ini diklaim dapat meningkatkan penjualan hingga 50%. Nestle mengumumkan pada Januari 2016 bahwa mereka berencana mengakuisisi robot Pepper untuk memasukkan 1.000 Nescafes di Jepang.

Conversica, perangkat lunak “sales assistant” Conversica dirancang untuk mengotomatisasi dan meningkatkan proses operasi penjualan dengan mengidentifikasi dan bercakap-cakap dengan pelanggan internet. Pemimpin penjualan dan manajemen perusahaan mengklaim pesan yang terdengar otentik mampu meningkatkan engagement hingga 35%. Dalam satu studi kasus, Star2Star Communications menerapkan metode “sales assistant” Conversica “Rachel” pada tahun 2016 dan mengalami peningkatan respon terhadap email hingga 30% dalam beberapa jam. 

2. Customer Recommendations
Sudah bukan rahasia lagi bahwa IBM’s Watson menyediakan banyak manajemen pesanan dan customer engagement capabilities untuk para eCommerce. North Face juga telah mengadopsi teknologi komputasi kognitif IBM Watson untuk membantu konsumen menentukan jaket apa yang terbaik bagi mereka, berdasarkan variabel seperti lokasi dan preferensi gender. Dilihat dari hasil percontohan 2015 yang diterbitkan, dari data 55.000 pengguna, menghasilkan 60% rasio klik rate dan 75% total konversi penjualan.

3. Dibidang Manufaktur
Perangkat lunak General Electric (GE) Brilliant Manufacturing, sebagian terinspirasi oleh hubungan GE dengan perusahaan manufaktur klien merancang sebuah perangkat lunak yang mampu membuat seluruh proses manufaktur — dari desain hingga distribusi dan layanan. Perangkat lunak ini mencakup seperangkat alat analisis dan intelijen operasional yang sesuai untuk berbagai produsen. 

Toray Plastics adalah salah satu contoh perusahaan yang menggunakan produk Aplikasi Pabrik GE, yang memungkinkan manajemen untuk mengumpulkan data tingkat granular di seluruh produksi dan mengurangi produk yang rusak dan produktivitas yang terbuang.

4. Bidang Logistik dan Pengiriman
Amazon Drones, adalah sebuah teknologi yang dikembangkan oleh Amazon bekerjasama dengan pemerintah Inggris.  “Prime Air” Amazon digambarkan sebagai sistem pengiriman di masa depan untuk pengangkutan dan pengiriman paket hingga 5 pound secara aman dalam waktu kurang dari 30 menit. Amazone Drone pertama kali diuji coba pada tahun 2016 dan hingga saat ini masih terus berusaha dikembangkan. 

5. Layanan Pembayaran
Pengaplikasian AI dalam layanan pembayaran dibidang retail sudah banyak diterapkan. Salah satunya adalah Amazon Go, menggunakan teknologi check-out-free yang memungkinkan pelanggan berbelanja dan pergi. Pelanggan menggunakan aplikasi Amazon Go untuk check-in, setelah itu seluruh pengalaman berbelanja dirancang secara otomatis. Sensor melacak objek mana yang diambil dan dimasukkan oleh pelanggan ke keranjang mereka, dan kemudian belanjaan tersebut akan ditagihkan ke akun Amazon customer secara otomatis ketika keluar dari toko. 

PayPal, Sejak 2013, PayPal telah meningkatkan algoritma pendeteksian kecurangan untuk melindungi transaksi digital pelanggan. Selama beberapa tahun terakhir, ribuan pola pembelian atau “fitur” telah dipelajari oleh sistem deteksi keamanan. Sebuah studi yang direferensikan oleh LexisNexis menemukan pendekatan pembelajaran mendalam PayPal untuk keamanan transaksi mengurangi tingkat penipuan menjadi 0,32%.

Penerapan teknologi AI dalam dunia bisnis akan terus berkembang tiga hingga lima tahun ke depan terutama bidang manufaktur, logistik rantai pasokan, atau layanan pelanggan.

Posted in: News

Comments (No Responses )

No comments yet.


WhatsApp chat