5 Teknologi untuk Media dan Entertainment - IDS Digital College

5 Teknologi untuk Media dan Entertainment Terpopuler di 2022

5 Teknologi untuk Media dan Entertainment Terpopuler di 2022


Industri media dan entertainment atau hiburan sangat dipengaruhi oleh teknologi. Mulai dari efek-efek canggih untuk film hingga media siaran langsung, virtual game, chanel baru untuk berita, musik, hingga iklan.

Selama pandemi kemarin, berbagai acara hiburan dari konser hingga teater berlangsung secara virtual. Tapi di tahun 2022 ini para kreator dan produser terus mengembangkan dan berinovasi di bidang yang diminatinya. Berikut adalah teknologi media dan entertainment yang akan berpengaruh pada media digital dan hiburan selama satu tahun kedepan. 

teknologi media dan entertainment

  • Artificial Intelligence (Kecerdasan Buatan)

Artificial Intelligence (AI) atau kecerdasan buatan akan terus memberikan dampak di seluruh industri media. Dalam industri media, 3 produk dari AI yang paling berperan adalah fitur rekomendasi, pengenalan, dan otomatisasi media. Setelah hadirnya Netflix dan berbagai layanan streaming lainnya, kita dipengaruhi oleh fitur rekomendasi, dan para penyedia layanan juga mengaplikasikan fitur rekomendasi agar menampilkan sesuatu yang lebih sesuai dengan audiens.

Sama halnya dengan fitur pengenalan suara, para perusahaan media juga terus berinovasi menciptakan teknologi pengenalan suara yang lebih efektif, agar bisa memahami lebih baik bahasa natural manusia umumnya yang dicocokkan dengan algoritma, agar mereka mengetahui apa yang kita inginkan dari mereka. 

AI juga digunakan pada automatisasi konten, misalnya untuk menampilkan film atau musik yang sering kita lihat di kolom pratinjau atau thumbnails. Ketika para sistem tahu kalau kita suka genre romansa, maka nanti yang ditampilkan secara otomatis akan berupa cuplikan-cuplikan romansa juga.

  • Metaverse

Berbagai acara dan pertunjukan yang diadakan secara virtual semakin populer belakangan ini. Hal ini semakin membuat Metaverse naik daun. Karena Metaverse adalah media digital yang bisa menghubungkan kita untuk berinteraksi, bekerja, dan mengikuti berbagai acara hiburan. Konser di Metaverse seperti konser Ariana Grande dan Bruno Mars, contohnya. Berbagai kolaborasi telah direncanakan oleh Metaverse. Disney bahkan sudah berencana untuk membuat Taman Wisata di Metaverse.

  • NFTs

Non-fungible tokens (nilai/token yang tidak dapat ditukar), yang terdiri dari blockchain, berupa sertifikat yang digunakan untuk merekam kepemilikan dari aset digital, adalah teknologi yang kontroversial, meskipun sangat revolusioner. NFT digunakan untuk menjual karya seni digital, yang akan terus meningkat penggunaannya di masa depan. Kelak akan digunakan untuk menjual IP Manajemen hingga konten. NFT juga akan menjadi wadah interaksi penjualan koleksi para idola dengan fansnya.

teknologi media dan entertainment

  • Social Media 2.0

Social media terus berevolusi. Social media 2.0 adalah salah satu solusi untuk mengatasi masalah data dan privasi, pencurian identitas, penyebaran informasi hoax, dan lain-lain. Social Media 2.0 juga menjadi jawaban dari perubahan cara kita mengonsumsi berita CNN atau Fox News yang berubah dengan cepat. Akhir-akhir ini, kita semakin suka mengonsumsi berita dalam bentuk singkat. Seperti dibagikan di Twitter dan Tiktok, dimana berita tersebut bisa didiskusikan bersama, bukan hanya dibaca secara pasif. Perubahan konten ini mendorong pengemasan pembuatan konten kedepannya agar berbentuk potongan-potongan yang bisa lebih mudah dibagikan.

  • The Creator Economy

Bentuk media dan hiburan tradisional akan bergeser ke media yang lebih personal dan berbasis komunitas yang dikenal dengan Creator Economy. Hal ini adalah ketika seorang selebritas atau figure yang membuat konten diposisikan sebagai “influencer”, dianggap orang yang memberi pengaruh dan bisa mengiklankan sebuah produk atau platform. Berbagai media juga akan terus berusaha seperti YouTube, TikTok, dan Twitch yang memposisikan para bintangnya sebagai influencer. Tahun 2020, Patreon membayar para pembuat konten senilai $1 miliar, di tahun 2021 jumlahnya melonjak dua kali lipat menjadi $2 milyar, dan akan terus bertambah di tahun 2022 ini. Creator economy adalah dunia ketika para kreator mendapat kemudahan ekonomi berupa penghasilan dari pembuatan konten.

Teknologi-teknologi di atas akan menjadi disrupsi bagi dunia media dan hiburan. Memberikan berbagai kemudahan baik dari produser maupun dari audiens. Jika kamu tiba-tiba menjadi tertarik, atau sudah sejak lama merencanakan untuk menggali informasi lebih dalam mengenai teknologi di dunia media dan hiburan, kamu bisa bergabung bersama kami di College Program dari IDS College jurusan Multimedia Technology. See you there!

Sumber: forbes.com

Posted in: News