7 Pilihan Game Engine untuk Membuat Aplikasi Game Mobile - IDS Digital College

7 Pilihan Game Engine untuk Membuat Aplikasi Game Mobile

Aplikasi pada smartphone kini makin membludak, baik di operating system Android maupun iOS. Salah satu yang paling banyak diminati adalah game. Tak harus game developer, sebenarnya kamu juga bisa menciptakan sebuah permainan yang bisa diunduh di toko aplikasi. Selain harus paham betul tentang coding, pilihan game engine yang akan digunakan juga perlu dipelajari.

Game engine merupakan tools yang digunakan pengembang dalam membuat game dengan menggunakan fitur-fitur yang tersedia di dalamnya. Beberapa fitur yang disediakan mulai dari physics, sprite, audio hingga animations. Agar lebih memudahkan kamu dalam menentukan pilihan, berikut beberapa game engine untuk membuat game berbasis mobile.

1. Construct 2
Game engine ini cukup populer dengan teknik drag and drop. Sangat cocok untuk kamu yang tidak memiliki pengalaman membuat program sebelumnya. Construct 2 merupakan game editor berbasis HTML-5 yang cepat dan mudah dipelajari. Ada tiga jenis lisensi yang dimiliki, yaitu Free Edition, Personal License, dan Business Licence. Untuk pemula, sebaiknya memakai free edition yang cukup lengkap membuat game interaktif. Jika ingin lebih serius, pakai saja personal license dengan harga Rp. 1.559.900.

2. GameSalad
Masih dengan sistem drag and drop dan cocok untuk pemula, GameSalad menjadi rival dari Construct 2. Game engine ini memiliki 750 ribu pengembang dan 200 ribu game telah dirilis. Fitur yang difavoritkan di sini adalah Monetization dimana pengembang game dapat memaksimalkan pendapatan dengan menggunakan iklan ataupun In-App Purchase. Untuk pengguna biasa dapat menggunakan GameSalad gratis. Sedangkan untuk PRO harus mengeluarkan budget sekitar $299 per tahun.

3. Game Maker
Pecinta game pasti kenal dengan Hotline Miami. Salah satu game best seller  yang ternyata menggunakan Game Maker sebagai game engine-nya. Memakai sistem drag and drop, Game Maker memiliki versi standard dan professional. Untuk versi standar, fiturnya cukup terbatas. Sedangkan profesional sangat lengkap dengan harga $99.99.

4. Cocos2d-x
Game engine satu ini berbeda dari tiga sebelumnya. Pengguna Cocos2d-x dituntut untuk memiliki pengalaman membuat program dalam bahasa C++, Lua maupun JavaScript. Cocos2d-x merupakan produk open source yang semua fiturnya dapat digunakan sampai kapanpun tanpa dipungut biaya. Game yang dibuat dengan Cocos2d-x dapat dirilis ke iOS, Android, Windows Phone, HTML5, Windows, BlackBerry, dan Web. Beberapa game yang lahir dengan Cocos2d-x antara lain Contra: Evolution dan Zenonia 5: Wheel of Destiny.

5. Unity3D
Pengembang game android maupun PC pasti tak asing dengan Unity 3D. Game engine ini menjadi salah satu faktor untuk suksesnya game teratas seperti Crossy Road dan Monument Valley: Forgotten Shores. Unity memiliki free full version yang dapat diunduh di situs resminya. Perangkat yang menjalankan game dengan Unity yaitu iOS, Android, Window 8, Blackberry, Windows Phone 8 hingga Mac.

6. Corona SDK
Berikutnya adalah game engine yang bisa membuat game 2D baik di iOS maupun Android. Corona SDK muncul dengan lebih dari 500 API untuk berbagai fungsi dari animasi ke jaringan. Dengan pengujian real-time di Corona, kamu mudah mengimitasi, mengkode, dan memvalidasi. Corona tersedia dalam versi gratis dan berbayar. Untuk enterprise, perlu mengeluarkan uang sekitar $79/bulan. Sedangkan versi lebih tinggi lagi $199/bulan. 

7. Lumberyard
Game engine satu ini dikembangan oleh Crytek dan dapat digunakan untuk Android, iOS, PC, Xbox One, dan PlayStation 4. Fitur yang ditawarkan mencakup kode C++, jaringan, suara mesin, serta integrasi tanpa batas. Grafisnya dinilai cepat baik karakter, rendering, maupun alat authoring untuk menciptakan lingkungan 3D berkualitas.. Tidak ada royalti atau biaya lisensi pada penggunaan game. Satu-satunya biaya yang terkait adalah penggunaan AWS Cloud yang diperlukan untuk game multiplayer online. 

Posted in: News

Comments (No Responses )

No comments yet.


WhatsApp chat