8 Tips Membuat Startup, Menjadi Sukses - IDS Digital College

8 Tips Membuat Startup, Menjadi Sukses

Merintis sebuah bisnis tidaklah mudah, apalagi di zaman yang serba canggih seperti sekarang ini. Kemajuan teknologi yang pesat menuntut setiap orang harus beradaptasi. Salah satunya dengan kehadiran startup. Kamu yang tertarik terjun untuk berbisnis di dunia digital, pasti tak asing dengan kata tersebut. Bisnis startup sendiri memiliki bidang yang bervariasi mulai dari aplikasi, web, e-commerce, dan sebagainya. Karena termasuk jenis bisnis yang masih dalam tahap pengembangan, maka penting untuk mempertahankannya. Berikut sederet tips yang akan membantumu dalam membangun startup agar bisa berjalan sesuai rencana dan sukses.

1. Tetapkan Ide
Meski terkadang muncul dengan sendirinya, ide dalam sebuah bisnis juga bisa timbul karena desakan atau permasalahan yang dihadapi banyak orang. Terutama dalam kehidupan sehari-hari. Solusi dari kesulitan yang dialami orang-orang tersebut termasuk ide bisnis yang baik. Penting juga untuk sesuaikan ide dengan minat agar kamu tidak merasa lelah ketika menjalankan bisnis.

2. Membuat Perencanaan yang Matang
Setelah berhasil menentukan ide yang kamu rasa sesuai dan tepat, lanjut dengan menjabarkan tujuan dengan membuat perencanaan yang matang. Buat business plan yang terdiri dari beberapa tahap yang akan kamu kerjakan selama beberapa waktu ke depan. Usahakan tidak melenceng dari rencana yang dibuat agar bisa berjalan lancar. Tujuan bisnis dianggap sebagai visi, sedangkan rencana merupakan sebuah misi. Gunakan konsep yang sederhana dan hanya cantumkan hal-hal yang diperlukan saja. Jika ingin membangun bisnis startup yang sukses, pakai strategi sederhana dengan menyasar target pasar yang tepat sehingga hasilnya akan jauh lebih baik.

3. Cari Partner Bisnis yang Sesuai
Membangun sebuah bisnis tentu sulit jika dilakukan sendiri. Oleh karena itu, kamu membutuhkan tim agar bisnis bisa berjalan sesuai dengan rencana. Mendirikan sebuah tim memiliki banyak manfaat, beberapa di antaranya yaitu menggali ide kreatif dan membuat strategi baru dalam pengembangan bisnis. Tak perlu membutuhkan banyak orang dalam memulai bisnis startup. Kamu bisa memulai bisnis sedikitnya berdua saja yang harus memiliki visi dan misi yang sama. Partner bisnis bisa kamu dapatkan dari mana saja, mulai dari teman, sahabat, keluarga, dan lain-lain.

4. Pahami Target Pasar
Konsep dan tujuan saja tidaklah cukup untuk membangun bisnis startup. Kamu juga harus memperhatikan pasar. Tujuannya untuk mengetahui sejauh mana produk atau jasa yang kamu tawarkan diperlukan oleh konsumen. Ada berbagai cara untuk melakukan riset pasar, diantaranya dengan menggunakan data di internet atau survey langsung ke lapangan.  

5. Online
Jika kamu ingin memulai bisnis startup di bidang teknologi, maka penting untuk bisa ditemukan secara online. Pengguna internet yang kian bertambah membuat bisnismu harus dipasarkan secara online. Cara ini tidak hanya bertujuan agar bisnis milikmu dapat diketahui banyak orang, tapi juga bisa dikenal di luar negeri. Buat aplikasi, web, blog, atau akun media sosial agar masyarakat mengenal bisnismu.

6. Konsisten
Setiap bisnis tentu harus memiliki perencanaan yang matang dan konsistensi agar bisa sukses. Jika bisnis startup tidak menunjukkan progress yang baik dalam jangka waktu tertentu misalnya 6 bulan, lebih baik untuk tidak dilanjutkan karena bisa saja membuang-buang waktu. Solusinya, kamu dan pasangan bisnis harus terus kreatif agar menemukan dan menerapkan strategi-strategi baru untuk memperbaiki jalannya sebuah bisnis. Namun berbeda jika terjadi peningkatan, kamu bisa terus melanjutkan proses dan lakukan secara konsisten.

7. Minta Bantuan dari Orang Terdekat
Mengenalkan produk atau jasa yang kamu tawarkan bisa dimulai dari orang terdekat dahulu. Kamu bisa meminta bantuan dari teman-teman atau kerabat untuk ikut memasarkan bisnismu. Jika bisnis startup yang kamu miliki menarik, mereka pun tak segan untuk menginformasikan serta menyebarkan manfaat ke orang banyak tanpa harus kamu minta. Dukungan dari orang terdekat seperti keluarga juga penting agar kamu harus selalu termotivasi dalam membuat startup.

8. Perluas Cakupan
Kamu bisa memulai untuk memperluas bisnis jika startup milikmu alami perkembangan yang signifikan atau pertumbuhannya baik. Mulai untuk kembangkan tahap demi tahap agar terhindar dari resiko kerugian yang besar. Seiring berjalannya waktu, kamu bisa mencari investor untuk mengembangkan bisnis ke cakupan yang lebih besar lagi.

Posted in: News

Comments (No Responses )

No comments yet.


WhatsApp chat