Alasan Google Store Jauh Lebih Sukses Dibanding Microsoft - IDS Digital College

Alasan Google Store Jauh Lebih Sukses Dibanding Microsoft

Era digital yang terus berkembang membuat persaingan startup semakin ketat. Tingginya hasrat untuk berkompetisi akhirnya memaksa karyawan startup untuk meng-upgrade skill sambil bekerja. Tak heran jika banyak dari mereka yang kerja sambil kuliah agar bisa terus bertahan. Tidak hanya itu, bahkan startup kelas raksasa seperti Google dan Microsoft pun juga mengalami hal yang sama. Kedua perusahaan tersebut sama-sama membuka Store, namun menuangkan result berbeda. Microsoft lebih dulu gulung tikar dengan menutup semua store offlinenya, sedangkan Google Store masih terus bertahan. Lantas, mengapa hal itu bisa terjadi? Berikut sejumlah alasan mengapa Google Store punya masa depan yang jauh lebih menjanjikan. Google Punya Lebih Banyak Produk untuk Dipamerkan ke Konsumen Google Store berbeda dengan Google PlayStore. PlayStore merupakan marketplace digital perusahaan yang secara default sudah diinstal di perangkat Android dan dapat diakses secara online melalui web. Sementara, Google Store adalah marketplace perusahaan untuk produk fisik, seperti ponsel Pixel, Chromebook, perangkat Chromecast, Nest, dan produk-produk Google lainnya. Hal ini yang membedakan Google Store dengan Microsoft. Google menghadirkan banyak produk berupa gadget hingga aksesori yang bisa menutupi kekurangan dari Google itu sendiri. Sedangkan Microsoft hanya memiliki Windows. Berkat lini produknya, Google Store justru menarik lebih banyak konsumen, terutama setiap kali perusahaan memperkenalkan produk baru. Terus Menghadirkan Event-Event Menarik Dibanding Microsoft, Google lebih banyak menarik perhatian lewat event-event yang diadakannya. Event yang diselenggarakan oleh Google lebih dari sekedar penawaran produk-produk seperti smartphone Pixel, tapi juga Google I/O yang mampu menarik konsumen. Secara tidak langsung, event seperti ini mengundang mereka yang selalu haus akan teknologi baru untuk menjadi pengunjung dari Google Store. Sehingga, ketika perusahaan memperluas jejaknya, mereka yang mengikuti event bisa melihat serta mencoba produk baru secara langsung tepat setelah diumumkan tanpa harus menunggu lama selama berminggu-minggu ketika membelinya sendiri. Mendapat Dorongan Pemasaran dari Audiens Lewat event-event yang diadakan, peserta secara tidak langsung memberikan dukungan berupa dorongan pemasaran. Mereka secara bangga memperkenalkan produk Google di media sosial masing-masing. Ini merupakan indikasi tentang betapa kuatnya pengaruh kehadiran Google di ruang konsumen. Google Store justru sangat diuntungkan karena pemasaran semacam ini bisa mengarahkan audiens yang tidak biasa mendengar berita tentang Google untuk mengunjungi store secara langsung. Bahkan, kamu bisa mengunjungi Google Store yang berlokasi di sudut 9th Avenue dan West 15th Street. Di dalam store, kamu akan menemukan berbagai produk buatan Google bersama para pakar yang nantinya membantu pelanggan untuk menjawab setiap pertanyaan dan memberikan rekomendasi. Tidak hanya perusahaan besar seperti Google dan Microsoft, persaingan startup lain juga nggak kalah ketat. Perkembangan tren teknologi yang cepat bikin kamu wajib untuk terus mengasah skill. Yuk, kuliah di IDS Digital College! Di sini, kamu bisa kerja sambil kuliah dan belajar lebih banyak soal dunia startup. Tunggu apalagi, gabung mulai sekarang, ya!

Era digital yang terus berkembang membuat persaingan startup semakin ketat. Tingginya hasrat untuk berkompetisi akhirnya memaksa karyawan startup untuk meng-upgrade skill sambil bekerja. Tak heran jika banyak dari mereka yang kerja sambil kuliah agar bisa terus bertahan. Tidak hanya itu, bahkan startup kelas raksasa seperti Google dan Microsoft pun juga mengalami hal yang sama. 

Kedua perusahaan tersebut sama-sama membuka Store, namun menuangkan result berbeda. Microsoft lebih dulu gulung tikar dengan menutup semua store offlinenya, sedangkan Google Store masih terus bertahan. Lantas, mengapa hal itu bisa terjadi? Berikut sejumlah alasan mengapa Google Store punya masa depan yang jauh lebih menjanjikan.

Google Punya Lebih Banyak Produk untuk Dipamerkan ke Konsumen 

Google Store berbeda dengan Google PlayStore. PlayStore merupakan marketplace digital perusahaan yang secara default sudah diinstal di perangkat Android dan dapat diakses secara online melalui web. Sementara, Google Store adalah marketplace perusahaan untuk produk fisik, seperti ponsel Pixel, Chromebook, perangkat Chromecast, Nest, dan produk-produk Google lainnya. 

Hal ini yang membedakan Google Store dengan Microsoft. Google menghadirkan banyak produk berupa gadget hingga aksesori yang bisa menutupi kekurangan dari Google itu sendiri. Sedangkan Microsoft hanya memiliki Windows. Berkat lini produknya, Google Store justru menarik lebih banyak konsumen, terutama setiap kali perusahaan memperkenalkan produk baru. 

Terus Menghadirkan Event-Event Menarik

Dibanding Microsoft, Google lebih banyak menarik perhatian lewat event-event yang diadakannya. Event yang diselenggarakan oleh Google lebih dari sekedar penawaran produk-produk seperti smartphone Pixel, tapi juga Google I/O yang mampu menarik konsumen. Secara tidak langsung, event seperti ini mengundang mereka yang selalu haus akan teknologi baru untuk menjadi pengunjung dari Google Store. 

Sehingga, ketika perusahaan memperluas jejaknya, mereka yang mengikuti event bisa melihat serta mencoba produk baru secara langsung tepat setelah diumumkan tanpa harus menunggu lama selama berminggu-minggu ketika membelinya sendiri.  

Mendapat Dorongan Pemasaran dari Audiens

Lewat event-event yang diadakan, peserta secara tidak langsung memberikan dukungan berupa dorongan pemasaran. Mereka secara bangga memperkenalkan produk Google di media sosial masing-masing. Ini merupakan indikasi tentang betapa kuatnya pengaruh kehadiran Google di ruang konsumen. Google Store justru sangat diuntungkan karena pemasaran semacam ini bisa mengarahkan audiens yang tidak biasa mendengar berita tentang Google untuk mengunjungi store secara langsung. 

Baca Juga : Google Ciptakan Aplikasi untuk Mengawasi Aktivitas Anak Saat Screen Time

Bahkan, kamu bisa mengunjungi Google Store yang berlokasi di sudut 9th Avenue dan West 15th Street. Di dalam store, kamu akan menemukan berbagai produk buatan Google bersama para pakar yang nantinya membantu pelanggan untuk menjawab setiap pertanyaan dan memberikan rekomendasi. 

Tidak hanya perusahaan besar seperti Google dan Microsoft, persaingan startup lain juga nggak kalah ketat. Perkembangan tren teknologi yang cepat bikin kamu wajib untuk terus mengasah skill. Yuk, kuliah di IDS Digital College! Di sini, kamu bisa kerja sambil kuliah dan belajar lebih banyak soal dunia startup. Tunggu apalagi, gabung mulai sekarang, ya!

Posted in: News


error

Enjoy this blog? Please spread the word :)

WhatsApp chat