Apa Itu Data Breach & Bagaimana Hal Tersebut Mengancam Keamanan Datamu? - IDS Digital College

Apa Itu Data Breach & Bagaimana Hal Tersebut Mengancam Keamanan Datamu?

Kata-kata “Data Breach” mungkin terdengar agak asing bagi kamu. Tapi kamu harus mengetahui hal ini kalau ternyata data breach merupakan risiko berbahaya yang bisa mengancam keamanan datamu. Hal yang paling sering terjadi adalah pemilik device tidak sadar ketika ternyata data breach telah mempengaruhi jutaan orang dari berbagai sektor pekerjaan setiap tahunnya. Kok bisa? Mari kita bahas lebih lanjut.

 

Kamu harus tahu dulu pengertian dari data breach itu sendiri. Jadi data breach itu merupakan sebuah insiden dimana keamanan data dan informasi seseorang pengguna device telah diakses tanpa adanya otorisasi alias terjadi pembobolan ke dalam device untuk mencuri data dan informasimu.

 

Jika hal ini terjadi, maka akan banyak kemungkinan kerugian yang terjadi. Karena itulah data breach merupakan sebuah cyber crime yang dapat merusak kehidupan, bisnis sampai reputasi seseorang. File yang tercuri akibat data breach bisa disebarluaskan tanpa izin pemiliknya sehingga bisa merugikan banyak pihak.

 

Terlebih lagi, seiring berkembangnya waktu device ita seperti komputer dan smartphone semakin sering menuntut informasi pribadi untuk bisa mendapatkan lebih banyak fitur yang canggih. Sehingga hal ini mampu memberikan lebih banyak kerugian apabila data kita dicuri dan disebarluaskan.

 

Lalu bagaimana biasanya orang-orang melakukan data breach ini? Ada banyak cara yang biasa dilakukan. Mulai metode umum yang biasa dilakukan hingga yang sulit sekalipun.

 

 

1. Phising 

 

Metode ini yang paling sering digunakan. Metode ini menggunakan serangan psikologi untuk mengelabui pengguna agar menyerahkan data-data pribadi mereka. Pelaku phising biasanya bertindak sebagai orang atau organisasi ternama yang membuat kamu merasa tidak akan mencurigai mereka. Hindari jika kamu menerima telepon dengan tawaran menggiurkan yang tiba-tiba datang begitu saja entah darimana asalnya.

 

 

2. Malware

 

Metode ini digunakan dengan menyusupkan malware ke komputer kamu. Malware dapat menginfeksi banyak sistem komputer. Biasanya malware didapat lewat email, download internet hingga program yang terinfeksi. Malware menyebabkan kerusakan pada sistem komputer dan memungkinkan untuk pencurian data. Karena itu hindari untuk mendownload software atau tema lewat website ilegal.

 

 

3. Software Ilegal

 

Namanya saja sudah ilegal, tentu saja bukan merupakan sesuatu yang baik. Meskipun memang untuk membeli yang asli membutuhkan uang yang tidak sedikit. Karena itu kebanyakan orang memilih untuk mendownload software ilegal untuk dipasang di komputer mereka. Tapi tahukah kamu kalau hacker bisa menggunakan software ilegal untuk menebak kata sandi device milik pengguna. Jika password kamu lemah, hacker hanya membutuhkan waktu beberapa detik saja untuk mendapatkan passwordmu. Karena itu hindari untuk menggunakan password yang sama di banyak tempat. Karena hal itu akan mempermudah hacker untuk mencuri datamu.

 

Intinya data breach adalah sebuah usaha untuk mencuri informasi dan data dari device pengguna. Karena itu kamu harus berhati-hati agar tidak terkena cyber attack jenis data breach ini. Kamu bisa memulainya dari menjaga device-mu sendiri dan terus berhati-hati dan teliti saat beraktivitas di internet. Jangan sembarangan mengklik sesuatu atau menggunakan software ilegal.

 

Lalu bagaimana cara mencegah agar kamu tidak terkena data breach? Kamu bisa melakukan update security software secara berkala, enkripsi dan backup data secara rutin, batasi akses ke data-data yang paling berharga, buat password yang kuat, evaluasi keamanan data dari third party software dan kembangkan rencana yang responsif untuk data breach.

 

Yuk, jadi mahir dalam jurusan IT dengan kuliah di jurusan Teknik Informatika di IDS Digital Collage!

Posted in: News


error

Enjoy this blog? Please spread the word :)

WhatsApp chat