Fitur Keamanan Baru Instagram, Cyber Security Indonesia Makin Terjamin - IDS Digital College

Fitur Keamanan Baru Instagram, Cyber Security Indonesia Makin Terjamin

Privasi di sosmed sangat penting di tengah pergerakan teknologi yang semakin canggih seperti sekarang ini. Kasus cyber attack bisa menyerang siapa saja dengan cara apa saja ke pengguna sosmed. Kamu yang kuliah jurusan Sistem Informasi, pasti menganggap bahwa peningkatan cyber security Indonesia sangat berperan untuk mengantisipasi hal ini. Seperti yang dilakukan oleh Instagram. Platform Instagram telah meluncurkan fitur tambahan bagi penggunanya yang bernama security checkup untuk cegah peretasan. Yuk, cari tau lebih dalam! Security Checkup Sebagai Fitur Tambahan Dilansir dari Tempo, Instagram akan meminta pengguna melakukan sejumlah tahap pemeriksaan keamanan seperti mengecek aktivitas masuk, meninjau informasi profil, mengonfirmasi akun yang membagikan informasi masuk, dan memperbarui informasi kontak pemulihan akun seperti nomor telepon atau email. Fitur tersebut dapat memberitahu jika ada orang lain yang ingin mencoba mengakses akun. Security checkup hanyalah fitur tambahan dan pihak Instagram tetap merekomendasikan pengguna untuk menerapkan sejumlah hal agar akun lebih aman. Mengaktifkan Otentikasi Dua Faktor Pihak Instagram sangat menyarankan untuk mengaktifkan otentikasi dua faktor. Kamu bisa mengaktifkan otentikasi dua faktor menggunakan nomor telepon, atau aplikasi autentikator seperti Duo Mobile maupun Google Authentication. Selain itu, Instagram akan menghubungkannya dengan akun WhatsApp pengguna. Namun, kebijakan ini masih terbatas di sejumlah negara saja. Dengan mengaktifkan fitur ini, tentu bisa meningkatkan kualitas cyber security Indonesia dan cyber attack jadi lebih terkontrol. Pastikan juga email dan nomor telepon yang digunakan adalah nomor dan email terbaru. Hal ini bertujuan untuk mempermudah pihak Instagram dalam menghubungi jika terjadi sesuatu pada akun pengguna. Waspada Terhadap DM Pesan yang sering ditemui di Instagram seringkali merupakan penipuan dan melanggar kebijakan. Penting untuk dicatat, Instagram tidak akan pernah mengirim pesan kepada pengguna melalui DM. Jika ingin menghubungi, Instagram akan melakukannya lewat tab Email dari Instagram yang ada di menu pengaturan. Kamu harus lebih waspada jika mendapat pesan mencurigakan dari DM atau Direct Messages. Laporkan Jika Menemukan Konten dan Akun Mencurigakan Jangan buru-buru panik jika kamu menemukan konten atau akun yang mencurigakan. Cyber attack bisa dicegah dengan melakukan penangan yang tepat, seperti melaporkan setiap bagian konten pada Instagram. Caranya dengan mengetuk tiga titik di atas post atau mengunjungi akun dan melaporkan langsung dari profilnya. Mengaktifkan Permintaan Masuk Ketika pengguna mengatur otentikasi dua faktor di Instagram, mereka akan mendapatkan peringatan tiap ada seseorang yang mencoba login dari perangkat atau browser tidak dikenal. Gunanya fitur ini adalah untuk memberitahu pengguna perangkat mana yang mencoba masuk dan di mana lokasinya sehingga bisa mencegah peretasan. Cyber attack yang terjadi sebenarnya bisa dihindari dan dicegah jika melakukan penanganan yang tepat. Jangan panik, cukup terapkan langkah-langkah atau gunakan fitur keamanan yang disediakan platform untuk melindungi data pribadi. Kamu juga bisa belajar tentang keamanan siber dengan kuliah jurusan Cyber Security Indonesia atau jurusan Sistem Informasi di IDS Digital College. Join dan cari tau informasi lebih banyak dengan kunjungi website-nya, ya!

Privasi di sosmed sangat penting di tengah pergerakan teknologi yang semakin canggih seperti sekarang ini. Kasus cyber attack bisa menyerang siapa saja dengan cara apa saja ke pengguna sosmed. Kamu yang kuliah jurusan Sistem Informasi, pasti menganggap bahwa peningkatan cyber security Indonesia sangat berperan untuk mengantisipasi hal ini. Seperti yang dilakukan oleh Instagram. Platform Instagram telah meluncurkan fitur tambahan bagi penggunanya yang bernama security checkup untuk cegah peretasan. Yuk, cari tau lebih dalam!  

Security Checkup Sebagai Fitur Tambahan

Dilansir dari Tempo, Instagram akan meminta pengguna melakukan sejumlah tahap pemeriksaan keamanan seperti mengecek aktivitas masuk, meninjau informasi profil, mengonfirmasi akun yang membagikan informasi masuk, dan memperbarui informasi kontak pemulihan akun seperti nomor telepon atau email. Fitur tersebut dapat memberitahu jika ada orang lain yang ingin mencoba mengakses akun. Security checkup hanyalah fitur tambahan dan pihak Instagram tetap merekomendasikan pengguna untuk menerapkan sejumlah hal agar akun lebih aman. 

Mengaktifkan Otentikasi Dua Faktor

Pihak Instagram sangat menyarankan untuk mengaktifkan otentikasi dua faktor. Kamu bisa mengaktifkan otentikasi dua faktor menggunakan nomor telepon, atau aplikasi autentikator seperti Duo Mobile maupun Google Authentication. Selain itu, Instagram akan menghubungkannya dengan akun WhatsApp pengguna. Namun, kebijakan ini masih terbatas di sejumlah negara saja. Dengan mengaktifkan fitur ini, tentu bisa meningkatkan kualitas cyber security Indonesia dan cyber attack jadi lebih terkontrol. Pastikan juga email dan nomor telepon yang digunakan adalah nomor dan email terbaru. Hal ini bertujuan untuk mempermudah pihak Instagram dalam menghubungi jika terjadi sesuatu pada akun pengguna. 

Waspada Terhadap DM 

Pesan yang sering ditemui di Instagram seringkali merupakan penipuan dan melanggar kebijakan. Penting untuk dicatat, Instagram tidak akan pernah mengirim pesan kepada pengguna melalui DM. Jika ingin menghubungi, Instagram akan melakukannya lewat tab Email dari Instagram yang ada di menu pengaturan. Kamu harus lebih waspada jika mendapat pesan mencurigakan dari DM atau Direct Messages. 

Laporkan Jika Menemukan Konten dan Akun Mencurigakan

Jangan buru-buru panik jika kamu menemukan konten atau akun yang mencurigakan. Cyber attack bisa dicegah dengan melakukan penangan yang tepat, seperti melaporkan setiap bagian konten pada Instagram. Caranya dengan mengetuk tiga titik di atas post atau mengunjungi akun dan melaporkan langsung dari profilnya. 

Baca Juga: Google Rilis Tools untuk Tingkatkan Keamanan Cyber Security Indonesia

Mengaktifkan Permintaan Masuk 

Ketika pengguna mengatur otentikasi dua faktor di Instagram, mereka akan mendapatkan peringatan tiap ada seseorang yang mencoba login dari perangkat atau browser tidak dikenal. Gunanya fitur ini adalah untuk  memberitahu pengguna perangkat mana yang mencoba masuk dan di mana lokasinya sehingga bisa mencegah peretasan.

Cyber attack yang terjadi sebenarnya bisa dihindari dan dicegah jika melakukan penanganan yang tepat. Jangan panik, cukup terapkan langkah-langkah atau gunakan fitur keamanan yang disediakan platform untuk melindungi data pribadi. Kamu juga bisa belajar tentang keamanan siber dengan kuliah jurusan Cyber Security Indonesia atau jurusan Sistem Informasi di IDS Digital College. Join dan cari tau informasi lebih banyak dengan kunjungi website-nya, ya!

Posted in: News



    error

    Enjoy this blog? Please spread the word :)

    WhatsApp chat