Google Luncurkan Keen Aplikasi Berbasis Minat Pengguna - IDS Digital College

Google Luncurkan Keen Aplikasi Berbasis Minat Pengguna

Pada zaman sekarang ini dengan teknologi yang sudah meningkat, sudah banyak aplikasi yang keluar dengan fitur yang hampir sama tetapi keunggulannya berbeda. 

Banyak aplikasi di playstore atau appstore yang mungkin banyak kekurangannya sehingga membuat pengguna kecewa akan hal yang terjadi pada aplikasi tersebut. 

Biasanya pengguna akan memilih aplikasi yang keunggulannya sangat baik. Dan pengguna memilih aplikasi yang memang sangat menjaga data diri dari penggunanya. Biasanya pun ketika kita akan menggunakan aplikasi, pasti kita harus mendaftarkan akun kita, disitu kita memasukan email ataupun nomor telepon kita. 

Biasanya pun pengguna akan melihat sisi komentar dari pengguna sebelum mendownload atau memakai aplikasi yang akan dipakainya . Karna banyaknya aplikas yang tidak jelas akan kegunaannya. 

Google lagi-lagi membuat gebrakan baru. Tim Google yang mengembangkan produk eksperimental telah mengumumkan aplikasi baru di Google Play Store yang dinamakan Keen.

Aplikasi keen ini muncul setelah CJ Adam, salah satu pendiri keen dan istrinya, memperhatikan perilaku ketika mereka menghabiskan banyak waktu luang dengan menelusuri feed di media sosial.

Setelah itu tercetuslah ide untuk mengumpulkan ide, tautan, dan hal lainnya berdasarkan minat dan hobi mereka sendiri lalu membiarkan mereka menghabiskan lebih banyak waktu untuk kepentingan bersama.

Kabarnya, aplikasi ini siap untuk menyaingi Pinterest karena memiliki fitur yang mirip. Lalu Adam membawa gagasan tersebut ke tim Area 120 Google dan bekerja sama dengan tim Google lainnya bernama People dan AI Research (PAIR) yang berfokus pada penelitian dan pengembangan sistem pembelajaran di mana Keen dibuat.

Di Keen yang merupakan aplikasi website dan Android pengguna dapat mengatakan apa yang dilakukan dalam menghabiskan waktunya dan kemudian membuat konten dari web dan orang yang dipercayai untuk membantu mewujudkan konten tersebut.

Lalu membuat ‘Keen’ yang bisa mengenai topik apa saja, misalnya seperti memanggang pisang lezat di rumah, masuk ke pembuatan minuman bir atau meneliti tipografi.

Aplikasi ini mengusung konsep berbagi papan pin virtual sehingga pengguna bisa mengoleksi apa yang mereka sukai . Dengan Keen memungkinkan membuat pengguna membuat konten yang disukai, membagikan koleksi kepada pengguna lain, dan menemukan konten baru berdasarkan apa yang telah pengguna simpan.

Untuk menggunakan aplikasi ini, Keen mengharuskan pengguna untuk mendaftar terlebih dahulu dengan memasukkan akun Google.

Setelah melakukan Log In barulah Google akan melacak minat dan kesukaan pengguna dengan teknologi ‘machine leaming’.

Versi singkatnya adalah pengguna membuat ‘Keen’ untuk setiap minat dari pengguna dengan memberi judul, menambahkan konten sendiri, dan mengatur Keen dengan rapi di profil. Pengguna juga dapat mengundang teman untuk berkolaborasi dan berbagi ide, bahkan membangun komunitas di sekitar tujuan dan minat bersama.

Nantinya, foto, gambar, atau link website yang disebut ‘pin’ akan masuk ke sebuah board dengan kategori yang sudah dibuat sebelumnya.  

Serupa dengan Papan Grup yang ada di Pinterest, Keen memungkinkan pengguna lain untuk bisa menambahkan atau mengedit konten mereka pada pinboards . Pada tampilan Keen, fitur tab jelajah, folder penyimpanan, dan riwayat pencarian berada di bagian atas timeline.  

Google baru meluncurkan aplikasi Keen untuk pengguna Android dan dekstop , dan pengguna Android dapat mencoba Keen dan mendownloadnya melalui Google Play Store. Sementara untuk pengguna iPhone saat ini belum ada dan belum direncanakan.

Posted in: News

Comments (No Responses )

No comments yet.


WhatsApp chat