"Hacking Day Competition", Cara Banyuwangi Asah Talenta Cyber Security Daerah - IDS Digital College

“Hacking Day Competition”, Cara Banyuwangi Asah Talenta Cyber Security Daerah

Sudah dua kali Banyuwangi menggelar ajang Hacking Day Competition. Kali ini Banyuwangi kembali menggelar Hacking Day Competition 2020 yang dibuat untuk mengasah kemampuan anak muda di Banyuwangi dalam bidang cyber security. 

 

Ajang yang digelar kedua kalinya ini mendapat antusias yang baik dari anak-anak muda Banyuwangi. Terlihat dari banyaknya peserta yang antusias mengikuti kompetisi yang diselenggarakan selama dua hari ini. 

 

Skill dan minat dalam bidang cyber khususnya cyber security memang sangat dibutuhkan di era digital ini. Terlebih lagi untuk meningkatkan keamanan siber baik di daerah sendiri hingga taraf nasional. Budi Santoso selaku Kepala Dinas Komunikasi Informatika dan Persandian Banyuwangi juga mempertegas bahwa di era digital saat ini ancaman siber di dunia internet semakin besar. 

 

Karena itu Banyuwangi terus berusaha untuk mengasah dan menjaring kemampuan anak muda daerah yang memiliki minat dan bakat dalam bidang cyber security ini. Salah satunya dengan menggelar Hacking Day Competition yang diharapkan sebagai wadah untuk menjaring dan menemukan mereka yang memiliki potensi di bidang ini. 

 

Budi juga menjelaskan bahwa ajang ini menjadi arena latihan teknik tentang cyber security dimana mereka bisa berlatih dan mengasah skill-nya di sini. Panitia telah mempersiapkan sejumlah permasalah yang bisa mereka selesaikan dengan berbagai macam teknik hacking atau peretasan. 

 

“Ini bagian dari upaya kami menumbuhkan bakat anak muda daerah dalam bidang siber yang nantinya akan kita bisa dan kerja sama untuk menegakkan keamanan siber di Banyuwangi,” jelas Budi. 

 

Kompetisi kali ini mengusung tema Capture the Flag (CTF) dengan tipe Jeopardy, yang dibuka bagi pelajar SMA sederajat. Peserta akan tergabung dalam sebuah tim yang beranggotakan maksimal 3 orang. 

 

Kompetisi akan digelar dalam dua tahap. Tahap penyisihan dan tahap final yang akan digelar selama dua hari (20-21 Desember 2020). Babak penyisihan dilakukan secara daring dengan jumlah peserta 16 tim. Sehingga finalnya akan diikuti oleh 8 tim terpilih. Babak final digelar secara offline di Co-Working Space Banyuwangi. 

 

Dalam babak penyisihan, setiap tim diwajibkan menyelesaikan 20 tugas yang telah disiapkan lewat link. Dimana 20 soal tersebut dikelompokkan dalam 5 kategori, reserving, web, forensik digital, cryptography dan pwning. 

 

Peserta harus melakukan crack pada program, men-take over sesuatu service yang sedang berjalan, melakukan forensik digital dan mengeksploitasi web. Peserta juga dituntut untuk mendokumentasikan cara penyelesaian mereka di setiap soal dalam bentuk tertulis. Sehingga juri benar-benar mengerti teknik yang mereka gunakan. Tidak hanya itu, mereka juga akan melakukan attack dan defense dalam waktu 4 sampai 6 jam. 

Posted in: News


error

Enjoy this blog? Please spread the word :)

WhatsApp chat