Kenali Botnet Agar Terhindar dari Kejahatan Siber - IDS Digital College

Kenali Botnet Agar Terhindar dari Kejahatan Siber

Kejahatan siber saat ini begitu marak terjadi. Salah satu serangan yang dapat terjadi pada jaringan komputer adalah botnet. Botnet termasuk ke dalam serangan siber yang patut diwaspadai. Bila sebuah jaringan komputer terindikasi terkena serangan botnet, pelaku dapat merusak server, mengirimkan malware, hingga mencuri data. 

Salah satu serangannya yang pernah kamu dengar kemungkinan adalah DDoS Attack. Agar kita terhindar dari itu alangkah baiknya bila kita mencari tahu apa itu botnet, cara kerja botnet, dan cara mencegah botnet.

Simak penjelasannya di bawah ini!

Botnet

Apa itu Botnet?

Botnet merupakan sekumpulan program yang saling terhubung pada jaringan internet dan terinfeksi malware. Botnet dikendalikan oleh pihak tertentu yang disebut dengan bot-herder atau botmaster. Istilah botnet merupakan singkatan dari robot network, botnet bekerja dengan cara dikendalikan dari jarak jauh. 

Komputer yang terkena botnet biasa disebut bot. 

Program robot network sengaja didesain botmaster untuk melakukan tugas-tugas yang menguntungkan pengirimnya. Botmaster yang berhasil menembus jaringan komputer dapat melakukan berbagai kejahatan seperti: spamming, phishing, keylogging, Distributed Denial of Service (DdoS), dan lainnya. 

Tujuannya adalah menginfeksi sebanyak mungkin perangkat yang terhubung. Nantinya, botmaster akan mengumpulkan bot sebanyak-banyaknya untuk digabungkan menjadi sebuah jaringan bot. Semakin banyak sumber bot yang dimiliki, maka serangan siber akan semakin kuat.

Masalahnya adalah banyak komputer yang telah terserang bot tanpa diketahui pemiliknya sama sekali. 

Cara Kerja Botnet

Untuk menjalankannya diperlukan tiga komponen, yaitu Botmaster, Command and Control (C&C) server dan bot. 

C&C adalah kegiatan untuk merekam atau mengendalikan sebuah komputer yang telah terinfeksi bot, C&C berperan sebagai server pusat. C&C dikendalikan oleh botmaster yang dapat dilakukan secara remote. 

Botnet bekerja dengan menginfeksi perangkat sebanyak mungkin guna menambah jaringan, oleh karena itu disebut juga dengan zombie computer. 

Malware botnet biasanya mencari perangkat yang paling rentan di internet dibandingkan dengan menargetkan individu, perusahaan, atau organisasi secara spesifik.

Botnet

Cara kerja robot network dapat dijelaskan dalam tiga tahap, sebagai berikut:

  1. Tahap Persiapan

Pada tahap persiapan botmaster akan menginfeksi perangkat sebanyak mungkin yang terhubung, untuk memastikan bahwa ada cukup bot untuk melakukan serangan. Pada tahap ini botmaster akan mengeksplorasi kelemahan pada sebuah website, aplikasi, atau bahkan perilaku manusia. Tujuan dari tahap ini adalah untuk membuat calon korban tidak sadar dengan adanya infeksi. 

  1. Tahap Infeksi

Setelah botmaster berhasil meretas perangkat, langkah selanjutnya yang dilakukan adalah menginfeksi perangkat tersebut dengan malware tertentu yang menghubungkan kembali perangkat ke server utama botnet. Perangkat yang terinfeksi malware akan lebih mudah untuk diambil kendali. Dengan cara ini, botmaster akan menghubungkan semua perangkat ke dalam jaringan botnet untuk melakukan serangan. Botmaster menggunakan command programming untuk mengarahkan aksi bot.

  1. Tahap Serangan

Setelah perangkat berhasil terinfeksi maka dengan mudahnya bot mengakses operasi perangkat hingga tingkat aktivitas admin seperti mengumpulkan dan mencuri data pengguna, membaca dan menulis data sistem, memantau aktivitas pengguna, melakukan serangan DDoS, mengirim spam, meluncurkan serangan brute force, menambang kripto, dan sebagainya.

Cara Terhindar dari Botnet

  1. Perkuat Password

Kalau kamu masih menggunakan password dengan rangkaian huruf yang mudah, coba ganti password-mu menjadi lebih panjang dengan kombinasi huruf dan angka yang rumit. Hindari juga untuk menggunakan password yang sama pada setiap akun ataupun perangkat. 

  1. Jangan Klik Link Sembarangan

Ketika kamu melihat atau menerima link yang tersebar di internet, media sosial, chat, email, atau yang tertera pada website jangan dengan mudah untuk meng-kliknya. Karena, bisa saja link-link tersebut adalah jebakan dari peretas yang ingin menerobos perangkatmu. 

  1. Install Antivirus 

Menginstal antivirus menjadi salah satu cara terbaik agar terhindar dari serangan botnet. Malware biasanya mudah tersebar dari internet ataupun melalui transfer data, maka dari itu kamu bila menginstal antivirus untuk melacak keberadaan malware. Ada banyak software antivirus yang tersedia, selalu pilih software yang mampu menjaga perangkatmu dari segala jenis serangan siber.

  1. Tidak Mengunjungi Website Sembarangan

Ada jutaan website yang tersebar di internet. Kegiatan mengakses situs web hampir tidak bisa dihindari setiap harinya. Untuk itu, ketika melakukan aktivitas di internet selalu perhatikan keamanan website. Karena, peretas dapat menyimpan malware di dalam website yang kamu akses. Kamu harus pastikan bahwa website yang kamu akses telah memiliki sertifikat SSL. Sertifikat SSL berguna untuk mengenkripsi semua data pengguna ketika mengunjungi website.

Apakah kamu sudah cukup memahami apa itu Botnet? Jenis pembajakan internet yang satu ini memang begitu berbahaya. Apalagi robot network memiliki sifat yang tidak membuat pemilik sadar akan keberadaannya. Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya jika botnet tidak menargetkan perangkat tertentu untuk melakukan infeksi. Maka dari itu, selain menerapkan beberapa tips agar terhindar dari botnet seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, kamu juga harus memperkuat keamanan jaringan komputer.

Cari tahu lebih dalam mengenai keamanan siber dengan bergabung dalam program studi Cyber Security oleh IDS College. Melalui program studi ini akan mempelajari bagaimana merancang sistem sekuriti, pengujian sistem, teknik pertahanan dari cyber attack, hingga teknik meretas yang beretika. 

Yuk pelajari Cyber Security sekarang untuk ciptakan keamanan jaringan di masa depan!

Sumber: dewaweb.com

Posted in: News



    WhatsApp chat