Memahami Algoritma Youtube di Tahun 2020 - IDS Digital College

Memahami Algoritma Youtube di Tahun 2020

Algoritma YouTube adalah sistem penyajian video yang paling relevan dan di personalisasi untuk penggunanya di lima bagian platform yang berbeda, yaitu : penelusuran, beranda, langganan, video yang disarankan, dan tren.

Tentunya dalam pemilihan konten dari video yang diupload oleh youtuber, selanjutnya dilakukan ranking sesuai dengan hasil pencarian.

Algoritma Youtube 2020 adalah dengan melacak aktivitas pengguna terhadap video yang ditonton, hingga waktu yang mereka habiskan untuk video tertentu, terkait mereka suka, tidak suka, atau berlangganan.

Jika video yang Anda upload ingin mudah didapatkan penayangannya, maka jawabannya adalah Anda harus mengoptimalkannya sesuai algoritma Youtube, yang tidak berbeda jauh dibandingkan algoritma youtube 2019.

Dengan cara bagaimana mudahnya dilakukan hal tersebut, yakni mengupayakan adanya keterlibatan user yang tinggi. Perhitungannya adalah 24×3 jam pertama menjadi faktor penting apakah video layak viral atau trending.

Pada tahun 2020, Youtube kembali mengeluarkan algoritma Youtube terbaru yang berfokus terhadap rekomendasi konten video yang sesuai dan cocok dengan kebutuhan para penontonnya. Sehingga untuk memastikan algoritma yang berlaku, Anda dapat melihat beberapa poin algoritma di bawah ini.

Niche Konten Youtube

Hal pertama yang harus Anda perhatikan agar konten video anda ditampilkan pada halaman utama adalah niche konten. Niche merupakan sektor kebutuhan penonton yang ingin Anda manfaatkan untuk mendapatkan keuntungan.

Niche sebuah konten begitu spesifik, sehingga Anda harus memastikan secara baik, kebutuhan penonton yang akan Anda penuhi. Hal ini akan bermanfaat terhadap konten yang akan Anda buat.

Youtube juga menyediakan kanal-kanal spesifik yang bisa disesuaikan dengan konten Anda. Algoritma Youtube terbaru akan secara langsung memasukkan konten yang telah Anda buat dengan kebutuhan penonton yang telah Youtube kumpulkan.

Youtube akan menilai secara keseluruhan konten video yang Anda unggah, terutama konsistensi isi dan kesesuaian dengan niche yang telah dipilih sebelumnya.

Semakin konsisten, video Anda akan menjadi rekomendasi pada niche tersebut.

Keyword

Setelah anda mengetahui niche yang anda sasar, langkah selanjutnya untuk memastikan bahwa algoritma youtube terbaru bekerja pada konten anda adalah membuat kata kunci atau keyword.

Anda bisa melakukan penelitian terhadap kata kunci yang memiliki persaingan cukup rendah namun memiliki kebutuhan yang tinggi atau persaingan yang cukup tinggi dengan kebutuhan tinggi. Semua Anda tentukan dengan bijak agar konten anda muncul pada halaman utama.

Kata kunci yang digunakan harus memenuhi beberapa kriteria seperti tingkat pencarian, besar penonton, dan banyaknya pesaing. Kriteria ini menjadi faktor penentu dalam proses peningkatan kanal Youtube Anda.

Anda bisa menggunakan bantuan alat pencari kata kunci untuk melakukan analisa kata kunci yang lebih baik. Anda bisa menggunakan berbagai alat yang tersedia gratis di internet. Setelah menemukan kata kunci yang tepat, segera untuk melakukan uji coba kata kunci.

Video CTR

Salah satu poin yang diperhatikan ketika berbicara algoritma Youtube terbaru adalah CTR atau Click Through Rate. Secara sederhana, CTR bertujuan untuk mengetahui berapa banyak penonton yang mengklik sebuah tayangan video setelah muncul di beranda.

CTR akan meningkatkan peringkat video yang Anda unggah ke Youtube. Semakin banyak orang yang mengklik video Anda melalui hasil penelusuran ataupun rekomendasi maupun video terkait lainnya akan meningkatkan peringkat indeks Anda oleh Youtube.

Terdapat beberapa cara untuk meningkatkan nilai CTR pada video Anda. Salah satunya adalah dengan teknik Clickbait. Teknik ini menggunakan keterangan yang hiperbola atau membuat orang bertanya-tanya tentang isi video dengan membaca judul.

Nilai yang tinggi pada CTR juga berbahaya pada video Anda jika tidak diiringi dengan nilai bounce rate yang sesuai. Terutama pada teknik clickbait, ketika penonton merasa video tidak sesuai deskripsi, sebagian besar akan langsung beralih kepada video lain.

Bounce Rate

Seperti pembahasan sebelumya, nilai CTR yang tinggi harus disesuaikan dengan nilai Bounce Rate. Bounce Rate adalah keadaan penonton yang ingin beralih video dari konten yang pada saat itu sedang di tonton.

Nilai bounce rate yang tinggi mengindikasikan bahwa banyak penonton yang beralih dari video yang sedang dilihat. Bounce rate normal terhitung sejak video yang ditonton telah selesai sampai tuntas dan penonton menonton video selanjutnya.

Nilai bounce rate yang tinggi disertai CTR yang tinggi namun penonton tidak menonton video sampai tuntas akan menjadi masalah. Hal ini berdampak pada session duration video Anda. Semakin kecil nilai session duration, menunjukkan durasi per video yang ditonton.

Jika durasi yang ditonton oleh penonton Anda tidak terlalu besar, dan algoritma Youtube terbaru akan mendeteksi konten-konten video Anda sebagai konten tidak menarik. Hal ini berdampak terhadap peringkat indeks kanal Youtube Anda.

Posted in: News

Comments (No Responses )

No comments yet.


error

Enjoy this blog? Please spread the word :)

WhatsApp chat