Mengenal Apa Itu Malware, Jenis, dan Cara Mengatasinya - IDS Digital College

Mengenal Apa Itu Malware, Jenis, dan Cara Mengatasinya

Hampir semua pekerjaan yang dilakukan sekarang nggak bisa lepas dari internet. Alhasil semua orang bisa mengakses jaringan internet dengan mudah. Sebagai pemakai jaringan internet dengan intensitas tinggi, berhati-hatilah dengan dengan malware. Apa itu malware? Kamu yang kuliah Jurusan Sistem Informasi pasti sudah tak asing dengan istiah yang satu ini. Apa Sih Malware? Malware adalah nama dari kumpulan beberapa perangkat lunak, dibuat dengan tujuan untuk merusak perangkat, mencuri data, dan menyebabkan chaos. Contoh malware yang paling sering ditemui yaitu Virus, Trojan dan juga Spyware. Secara garis besar, malware merupakan program software - bedanya program ini dibuat dengan tujuan yang jahat. Malware dapat merusak sistem komputer, menghambat akses internet, hingga mencuri data diri seperti password dan informasi seputar kartu kredit. Biasanya, malware dibuat oleh sekumpulan hacker yang bertujuan untuk mendapatkan keuntungan. Caranya menjual informasi yang didapat pada dark web dengan harga lelang tinggi. Ada juga yang membuat malware dengan tujuan demo dan protes kepada pemerintah. Selain untuk tujuan negatif, malware bisa juga dibuat dengan tujuan positif, yaitu untuk mengetes keamanan sebuah sistem. Mengenal Jenis Malware Ada banyak jenis malware yang cukup familiar di kalangan anak Jurusan Sistem Informasi, Jurusan Teknik Informatika, maupun beberapa orang awam yang cukup memahami IT. 1. Worm Worms adalah jenis malware di sebuah program komputer yang bisa menggandakan dirinya sendiri dalam sistem komputer dengan memanfaatkan berbagai jaringan, seperti internet, dan LAN. Worm bisa menyebar dengan cepat pada berbagai jaringan komputer melalui sebuah port keamanan yang terbuka. 2. Virus Ini adalah jenis malware yang paling umum. Virus punya kemampuan untuk memanipulasi data, menginfeksi, mengubah, atau merusak sebuah program pada komputer. Virus bisa menyalin dirinya sendiri dan juga menyebar dengan cara menyisipkan salinan dirinya ke suatu program dan dokumen lain di sistem komputer. Dampak terbesar virus bisa merusak hardware lho. 3. Spyware Seperti maknanya, spyware akan menjadi mata-mata dalam komputer kamu untuk mengetahui bagaimana kebiasaanmu di komputer. Kemudian ia akan mencuri informasi penting dan data penggunaan internet. Spyware bisa dipasang oleh perusahaan pengiklan Ads. 4. Bots Bots adalah malware yang bekerja otomatis - berinteraksi pada jaringan lain. Bots membutuhkan suatu perintah khusus dan arahan dari pembuat bots agar melakukan sesuai keinginan mereka. Contoh, mencuri informasi penting atau mengirim spam. Banyak yang membuat bots untuk tujuan yang nggak berbahaya, misalnya untuk memainkan video, lomba online, dan ini sudah sangat umum. 5. Rootkit Rootkit ini mirip dengan malware lain. Cara kerjanya adalah menyusup dalam sistem komputer, bersembunyi dan menyamar sebagai bagian sistem, kemudian mengambil alih sistem, dan memantau kerja sistemnya. Rootkit ini bisa memberi akses dan kontrol jarak jauh ke komputer atau sistem lain. Cara Atasi Malware Cek selalu program di komputermu dan hapus program yang nggak dikenal. Gunakan Windows Defender. Rajin update sistem operasi. Hapus temporary file. Reset system / restore. Daftarkan website menggunakan Website Security Platform. Masih merasa belum jelas mengenai cara mengatasi malware? Yuk, asah ilmu kamu dalam bidang IT dengan kuliah Program Eksistensi D3 ke S1 Jurusan Sistem Informasi atau Jurusan Teknik Informatika di IDS Digital College!

Hampir semua pekerjaan yang dilakukan sekarang nggak bisa lepas dari internet. Alhasil semua orang bisa mengakses jaringan internet dengan mudah. Sebagai pemakai jaringan internet dengan intensitas tinggi, berhati-hatilah dengan dengan malware. Apa itu malware? Kamu yang kuliah Jurusan Sistem Informasi pasti sudah tak asing dengan istiah yang satu ini. 

Apa Sih Malware?

Malware adalah nama dari kumpulan beberapa perangkat lunak, dibuat dengan tujuan untuk merusak perangkat, mencuri data, dan menyebabkan chaos. Contoh malware yang paling sering ditemui yaitu Virus, Trojan dan juga Spyware.

Secara garis besar, malware merupakan program software – bedanya program ini dibuat dengan tujuan yang jahat. Malware dapat merusak sistem komputer, menghambat akses internet, hingga mencuri data diri seperti password dan informasi seputar kartu kredit. 

Biasanya, malware dibuat oleh sekumpulan hacker yang bertujuan untuk mendapatkan keuntungan. Caranya menjual informasi yang didapat pada dark web dengan harga lelang tinggi. Ada juga yang membuat malware dengan tujuan demo dan protes kepada pemerintah. Selain untuk tujuan negatif, malware bisa juga dibuat dengan tujuan positif, yaitu untuk mengetes keamanan sebuah sistem. 

Mengenal Jenis Malware

Ada banyak jenis malware yang cukup familiar di kalangan anak Jurusan Sistem Informasi, Jurusan Teknik Informatika, maupun beberapa orang awam yang cukup memahami IT.

1. Worm 

Worms adalah jenis malware di sebuah program komputer yang bisa menggandakan dirinya sendiri dalam sistem komputer dengan memanfaatkan berbagai jaringan, seperti internet, dan LAN. Worm bisa menyebar dengan cepat pada berbagai jaringan komputer melalui sebuah port keamanan yang terbuka.

2. Virus

Ini adalah jenis malware yang paling umum. Virus punya kemampuan untuk memanipulasi data, menginfeksi, mengubah, atau merusak sebuah program pada komputer. Virus bisa menyalin dirinya sendiri dan juga menyebar dengan cara menyisipkan salinan dirinya ke suatu program dan dokumen lain di sistem komputer. Dampak terbesar virus bisa merusak hardware lho.

3. Spyware

Seperti maknanya, spyware akan menjadi mata-mata dalam komputer kamu untuk mengetahui bagaimana kebiasaanmu di komputer. Kemudian ia akan mencuri informasi penting dan data penggunaan internet. Spyware bisa dipasang oleh perusahaan pengiklan Ads.

4. Bots

Bots adalah malware yang bekerja otomatis – berinteraksi pada jaringan lain. Bots membutuhkan suatu perintah khusus dan arahan dari pembuat bots agar melakukan sesuai keinginan mereka. Contoh, mencuri informasi penting atau mengirim spam. Banyak yang membuat bots untuk tujuan yang nggak berbahaya, misalnya untuk memainkan video, lomba online, dan ini sudah sangat umum.

Baca Juga : Penasaran Bagaimana Website Terserang Malware? Simak Penjelasan Berikut!

5. Rootkit

Rootkit ini mirip dengan malware lain. Cara kerjanya adalah menyusup dalam sistem komputer, bersembunyi dan menyamar sebagai bagian sistem, kemudian mengambil alih sistem, dan memantau kerja sistemnya. Rootkit ini bisa memberi akses dan kontrol jarak jauh ke komputer atau sistem lain.

 Cara Atasi Malware

  • Cek selalu program di komputermu dan hapus program yang nggak dikenal.
  • Gunakan Windows Defender. 
  • Rajin update sistem operasi.
  • Hapus temporary file. 
  • Reset system / restore.
  • Daftarkan website menggunakan Website Security Platform. 

Masih merasa belum jelas mengenai cara mengatasi malware? Yuk, asah ilmu kamu dalam bidang IT dengan kuliah Program Eksistensi D3 ke S1 Jurusan Sistem Informasi atau Jurusan Teknik Informatika di IDS Digital College!

Posted in: News


error

Enjoy this blog? Please spread the word :)

WhatsApp chat