Pentingnya Runway Dalam Startup - IDS Digital College

Pentingnya Runway Dalam Startup dan Cara Mengoptimalkannya

Startup runway merupakan salah satu aspek yang menentukan apakah bisnis dapat berkembang dan naik ke level yang lebih tinggi, atau malah menjadikan bisnismu terjun bebas.

Hal apa sih yang lebih menyulitkan dari launching sebuah startup? Adalah menjaga dan menjalankannya. Bisnis baru selalu memiliki tempo tersendiri untuk membuat menjadi besar atau menutup toko. Sebuah data menunjukkan jika pada tahun 2021, sekitar 20% startup mengalami kebangkrutan dalam operasi di tahun pertama mereka. 

Salah satu alasan terbesar dari sebuah startup yang membuat sebuah startup harus ditutup adalah kurangnya dana. Itulah mengapa penting untuk mengetahui seperti apa startup runway apa yang dimiliki. Startup runway mengacu pada jumlah waktu yang dimiliki startup untuk terus beroperasi sebelum akhirnya kehabisan uang pada tingkat pendapatan maupun pengeluaran. Yuk, kita lihat lebih dekat bagaimana kamu dapat menghitung dan mengembangkan startup runway untuk membantumu memaksimalkan dana bisnis.

Startup runaway

Apa itu Startup Runway?

Bayangkan startup runway sebagai landasan yang sebenarnya, tempat pesawat biasa lepas landas atau mendarat. Seberapa besar landasan pacu ini akan tergantung pada ukuran dan berat pesawat. Demikian pula, jumlah uang yang dibutuhkan startup untuk tetap bertahan tergantung pada produk atau layanan yang ditawarkannya. Menurut para ahli, rata-rata startup perlu memiliki landasan pacu (runway) untuk 18-21 bulan.

Tetapi untuk mengetahui startup runway yang kamu butuhkan secara khusus, kamu harus mencari tahu berapa tingkat gross burn rate dan net burn rate startup-mu.

Gross Burn Rate

Gross burn rate adalah jumlah uang yang dihabiskan startup setiap bulan. Jumlah tersebut dihitung dengan mengurangi sisa dana dari jumlah dana asli dan membaginya dengan 12 bulan. Misalnya, kamu memiliki Rp100.000.000 di rekening bank di awal tahun dan tersisa Rp30.000.000 di akhir tahun. Maka tingkat gross burn rate-mu akan menjadi Rp5.833,333.

Net Burn Rate

Net burn rate mengacu pada kecepatan bisnismu kehilangan uang. Maksudnya adalah perbedaan antara jumlah uang yang masuk dan jumlah yang keluar. Untuk menghitungnya, kamu dapat mengurangi penghasilan bulanan perusahaan dari gross burn. Mengikuti contoh yang sama di bagian sebelumnya jika kamu menghasilkan Rp20.000.000 per bulan, net burn rate-mu akan menjadi Rp14.166.667.

Kamu dapat mengetahui startup runway dengan membagi jumlah uang yang kamu miliki di awal (yaitu, Rp100.000.000) dengan net burn rate (yaitu, Rp14.166.667). Maka, total bulan yang kamu miliki sebelum bisnismu gulung tikar adalah selama 7 bulan.

Startup runaway

Cara Meregangkan Startup Runway

Untuk memperpanjang sebuah runway untuk startup, kamu perlu mengurangi burn rate. Artinya, kamu harus meningkatkan arus kas masuk dan mengurangi pengeluaran. Berikut adalah beberapa cara untuk melakukannya:

Potongan biaya

Jika produk dan layanan tertentu yang ditawarkan perusahaan kamu tidak menghasilkan uang, inilah saatnya untuk mengurangi kerugian dengan berhenti menyediakan produk atau layanan tersebut. Biaya besar lain yang harus ditanggung perusahaan adalah pembayaran karyawan. Kamu dapat memotong biaya dengan mempekerjakan lebih banyak pekerja magang atau outsourcing daripada karyawan penuh waktu. Karyawan penuh waktu yang akhirnya kamu rekrut haruslah yang dapat mengenakan beberapa tugas sekaligus. Kamu juga dapat mempertimbangkan untuk menggunakan ruang kerja bersama daripada menyewa ruang kantor dirimu sendiri untuk memangkas biaya.

Meningkatkan pendanaan

Cara lain untuk mengurangi burn rate adalah dengan menghasilkan lebih banyak uang melalui penggalangan dana. Tetapi alih-alih mengumpulkan dana melalui modal ventura, yang akan melemahkan ekuitas, kamu dapat menggunakan rute alternatif, seperti bagi hasil.

Bagi hasil adalah strategi pendanaan yang mana bisnis meminjam uang dari investor dan mengikat pembayarannya dengan jumlah pendapatan yang dihasilkan. Jadi, ketika bisnis berkembang, jumlah pembayaran akan meningkat; ketika penghasilanmu jatuh, maka begitu juga pembayarannya. Kamu juga dapat mempertimbangkan untuk menggunakan kartu kredit perusahaan untuk membantumu dalam situasi kritis.

Buat dana darurat

Akhirnya, perencanaan yang telah direncanakan adalah cara terbaik untuk memperluas startup runway-mu. Membuat dana darurat akan menyelamatkanmu dari kesulitan memotong biaya saat keadaan menjadi sulit. Dana darurat idealnya cukup besar untuk menutupi pengeluaran antara tiga bulan hingga satu tahun. Cara ini akan memungkinkanmu untuk terus membuat pengeluaran saat ini dan memiliki ruang untuk menutupi biaya tambahan yang mungkin dikeluarkan perusahaan.

Secara keseluruhan, pemilik bisnis harus bersiap untuk kemungkinan terburuk. Untuk melakukannya, kamu harus secara aktif melacak startup runway-mu secara teratur. Jika kamu merencanakan dan menganggarkan semuanya dengan baik sebelum memulai bisnis, kamu tidak perlu terlalu khawatir untuk tidak memiliki cukup dana untuk membuat perusahaan berhasil. Jika kamu benar-benar mengalami krisis uang, memotong biaya sedapat mungkin dan menggunakan dana darurat seharusnya cukup untuk membantu mu berlayar melalui lautan bergejolak pada ekosistem startup global.

Ingin belajar mengenai dunia startup? tertarik membuat startup? Yuk ikuti Program Kuliah Startup Teknologi (S2) di IDS College, kamu akan di bimbing untuk memulai bisnis startupmu lebih maju!

Sumber: jumpstartmag.com

Posted in: News



    WhatsApp chat