Wajib Tau! Software yang Membantu Pekerjaan Penulis - IDS Digital College

Wajib Tau! Software yang Membantu Pekerjaan Penulis

Punya bakat dalam menulis? Jika iya, kamu pasti tahu kalau bakatmu bukan sekedar hobi tapi juga dapat dijadikan sebagai profesi. Tidak semua orang memiliki keahlian dalam merangkai kata dari setiap ide yang muncul agar mudah diterjemahkan dan dimengerti oleh pembaca. Di era digital seperti sekarang ini, profesi penulis dibutuhkan di berbagai bidang.

 

Bidang yang digeluti pun bermacam-macam, mulai dari copywriter, content writer, script writer, technical writer, dan masih banyak lagi. Kini, dalam pekerjaan tulis menulis kamu dipermudah dengan banyaknya alat bantu baik software atau hardware menarik. Simak daftarnya dan catat baik-baik!

 

Kini, sumber untuk menulis tidak hanya didapat dari buku saja, tapi kamu juga bisa menjumpainya dalam bentuk digital. Prosesnya pun jauh lebih efisien. Menariknya lagi, beberapa dari referensi digital bisa didapat secara gratis atau tidak berbayar. Kamu bisa memanfaatkan alat bantu seperti, Google Keep, Pocket, Evernote dan lain-lain. Fungsinya hampir sama dengan fitur bookmark yang terdapat dalam setiap peramban internet. Namun, yang membedakan yaitu lebih fleksibel dan terdapat fitur tambahan yang jauh lebih lengkap.

 

Selain itu, juga terdapat Pocket. Lewat aplikasi ini, kamu bisa menemukan informasi yang menurut kita penting untuk disimpan. Cara menyimpannya juga gampang, kamu hanya perlu meng-klik tombol Pocket yang ada. Pengguna bisa melakukannya kalau sudah menginstall Pocket terlebih dahulu di peramban. Pocket menawarkan fitur untuk memungkinkan pengguna mengakses informasi yang telah disimpan meski dalam keadaan offline. Bahkan, bisa diintegrasikan ke smartphone.

 

Kalau kamu berfokus pada penulisan naskah yang sering menggunakan footnote atau daftar pustaka, maka bibliography dan citation manager merupakan alat bantu yang wajib ada. Sejumlah software yang bisa mengerjakan fungsi tersebut diantaranya adalah: Mendeley, End Note atau Zotero.

 

Pengolah Kata

Sesudah mengumpulkan referensi, lanjut dengan eksekusi yaitu menulis di software pengolah kata. Umumnya, orang-orang akan menulis di Microsoft Word atau Open Office dan Google Doc yang bisa didapat secara gratis. Tapi, selain itu juga ada aplikasi pengolah kata lainnya yaitu Scrivener. Software satu ini lebih banyak digunakan oleh penulis fiksi seperti novel atau naskah fiksi lainnya. Tapi tidak menutup kemungkinan juga sering dipakai untuk menulis karya nonfiksi seperti skripsi, tesis, bahkan disertasi.

 

Bedanya, pengolah kata Scrivener tidak linear. Artinya, kamu bisa menuliskan naskah secara acak dan terpisah-pisah tanpa harus mengikuti urutan halaman seperti di dalam pengolah kata lainnya. Kamu pun dapat menyusun atau menggabungkannya kembali sesuai dengan outline atau urutan yang ditentukan setelah semua naskah ditulis. Hasil akhirnya juga sama jika dibandingkan dengan software pengolah kata linear yang lain.

 

Citation dan Bibliography Manager

Kehadiran aplikasi Citation dan Bibliography Manager bernama Zotero yang dikembangkan oleh George Mason University di Amerika Serikat, cocok digunakan untuk menulis naskah akademik yang wajib mencantumkan sumber kutipan dan daftar pustaka. Software ini bisa didapat secara gratis. Fungsinya tidak hanya berguna dalam mengumpulkan referensi dari internet yang bisa dibaca secara offline, tapi juga mampu membaca meta data yang ada dalam sebuah situs atau e-book dalam bentuk PDF untuk kepentingan penulisan referensi.

 

Sama halnya dengan Pocket, kamu bisa menggunakan Zotero jika sudah terpasang di peramban terlebih dahulu. Terintegrasi dengan pengolah kata seperti Microsoft Word atau Open Office, tujuannya adalah untuk memudahkan kamu ketika hendak membuat footnote dan daftar pustaka dari naskah tulisan yang dibuat. Setelah semua data referensi terkumpul, kamu tinggal melakukan klik pada mouse ketika memasukkan nomor halaman dari buku atau artikel jurnal yang dikutip. Tidak perlu menulis kembali nama pengarang, judul buku, penerbit atau yang lainnya. Praktis kan?

 

Ingin tahu lebih banyak soal dunia kepenulisan? Atau pengen mendalami software atau hal-hal yang berbau dunia digital? Kamu bisa ambil program kuliah  jurusan Teknik Informatika di IDS College aja!

Posted in: News


WhatsApp chat