6 Tipe Struktur Data yang Wajib Kamu Tau Saat Jadi Programmer - IDS Digital College

6 Tipe Struktur Data yang Wajib Kamu Tau Saat Jadi Programmer

Menjadi seorang programmer menjadi profesi yang menantang. Kamu bakal dihadapkan dengan banyak istilah asing yang berhubungan dengan software. Meski begitu, bagi orang-orang yang tertarik justru semakin ingin menguasai dan menjadi profesional di bidangnya dengan mengawali pendidikan di jurusan Teknik Informatika. Tapi terkadang, masih ada programmer yang belum menguasai istilah pemrograman secara keseluruhan, seperti tentang struktur data. Apa sih struktur data itu? Kenalan lebih dalam, yuk! Pengertian Struktur Data Kamu yang lagi belajar di jurusan Teknik Informatika, wajib tau apa itu struktur data. Jadi, struktur data merupakan sebuah metode atau cara dalam menyusun, mengatur, serta menyimpan berbagai data yang ada di dalam suatu penyimpanan pada sistem komputer. Datanya bisa bermacam-macam, ada yang berupa angka, simbol, huruf, dan sebagainya. Namun pada teknik pemrograman, struktur data dianggap sebagai tata letak yang bisa memuat kolom data, baik yang bisa dilihat oleh pengguna atau kolom yang hanya dipakai untuk tujuan pemrograman saja dan tak bisa dilihat pengguna. Nah, struktur data ini terdiri dari berbagai tipe. Berikut lebih rincinya. Tipe Graph Tipe Graph paling sering digunakan dan merupakan struktur data non linear yang terdiri dari kumpulan node. Node-node ini disambungkan oleh suatu garis tertentu. Garis yang dimaksud bisa memiliki arah atau sebaliknya. Sebagai contoh, kamu bisa mengamati jalur network di LAN, jalur telepon suatu kota, dan sebagainya. Tipe Tree Tipe struktur data Tree, dimaknai sebagai kumpulan node dan masing-masing tersusun dari value serta berbagai referensi lainnya. Tree yang terdiri dari maksimal 2 anak akan disebut sebagai Binary Tree. Binary Tree memiliki dua sub Tree yang letaknya ada di bagian kiri dan kanan. Ciri-cirinya, bagian kiri memiliki nilai root yang lebih kecil dibanding arah sebaliknya. Ada tiga cara yang bisa kamu lakukan untuk mengakses Tree, yaitu postorder, pre-order, dan inorder. Tipe Queue Sifat dari tipe Queue yaitu LIFO atau Last In First Out. Dalam Queue, ada 3 operasi yang bisa kamu lakukan yaitu peek atau melihat data paling awal, dequeue atau menghapus data pertama dari Queue dan enqueue, memasukkan data di dalam Queue. Tipe Stack Mirip seperti Queue, tipe Stack juga bersifat LIFO karena termasuk struktur data linear. Terdapat tiga operasi yang bisa dilakukan, yaitu Peek berarti memantau data teratas Stack. Kedua ada Push, memasukkan suatu data baru dan Pop, menghapus data paling atas dalam Stack. Tipe Linked List Struktur data tipe Linked List terdiri dari potongan berbagai data yang tersimpan acak. Potongan-potongan ini akan berada dalam memori komputer dan data yang dimaksud memiliki referensi saling merujuk satu sama lain. Data yang pertama disebut sebagai head, sementara terakhir disebut tail. Linked List terhubung baik secara singly linked list atau doubly linked list. Singly linked list berarti data hanya bisa diakses dengan arah maju, dimulai dari head atau tail. Data tidak dapat diakses dengan arah sebaliknya yaitu tail ke head. Sementara doubly, data bisa diakses dari dua arah. Tipe Array Tipe ini memiliki kumpulan elemen yang jaraknya saling berdekatan dalam memori. Beberapa jenis operasi yang dipakai, yaitu replace, sort, delete, insert, search, dan sebagainya. Tipe Array punya dia jenis dimensi, yaitu satu dimensi dan multi-dimensi. Buat kamu yang ingin menjadi programmer, deretan tipe struktur data ini akan membantumu untuk lebih memahami bidang ini. Kalau ingin tau lebih banyak, gabung jurusan Teknik Informatika di IDS Digital College, yuk! Kamu bakal diajarkan banyak hal mengenai software dan siap jadi profesional di bidangnya. Daftarkan diri kamu segera, ya!

Menjadi seorang programmer menjadi profesi yang menantang. Kamu bakal dihadapkan dengan banyak istilah asing yang berhubungan dengan software. Meski begitu, bagi orang-orang yang tertarik justru semakin ingin menguasai dan menjadi profesional di bidangnya dengan mengawali pendidikan di jurusan Teknik Informatika. Tapi terkadang, masih ada programmer yang belum menguasai istilah pemrograman secara keseluruhan, seperti tentang struktur data. Apa sih struktur data itu? Kenalan lebih dalam, yuk!

Pengertian Struktur Data

Kamu yang lagi belajar di jurusan Teknik Informatika, wajib tau apa itu struktur data. Jadi, struktur data merupakan sebuah metode atau cara dalam menyusun, mengatur, serta menyimpan berbagai data yang ada di dalam suatu penyimpanan pada sistem komputer. Datanya bisa bermacam-macam, ada yang berupa angka, simbol, huruf, dan sebagainya. 

Namun pada teknik pemrograman, struktur data dianggap sebagai tata letak yang bisa memuat kolom data, baik yang bisa dilihat oleh pengguna atau kolom yang hanya dipakai untuk tujuan pemrograman saja dan tak bisa dilihat pengguna. Nah, struktur data ini terdiri dari berbagai tipe. Berikut lebih rincinya. 

1. Tipe Graph 

Tipe Graph paling sering digunakan dan merupakan struktur data non linear yang terdiri dari kumpulan node. Node-node ini disambungkan oleh suatu garis tertentu. Garis yang dimaksud bisa memiliki arah atau sebaliknya. Sebagai contoh, kamu bisa mengamati jalur network di LAN, jalur telepon suatu kota, dan sebagainya. 

2. Tipe Tree

Tipe struktur data Tree, dimaknai sebagai kumpulan node dan masing-masing tersusun dari value serta berbagai referensi lainnya. Tree yang terdiri dari maksimal 2 anak akan disebut sebagai Binary Tree. 

Binary Tree memiliki dua sub Tree yang letaknya ada di bagian kiri dan kanan. Ciri-cirinya, bagian kiri memiliki nilai root yang lebih kecil dibanding arah sebaliknya. Ada tiga cara yang bisa kamu lakukan untuk mengakses Tree, yaitu postorder, pre-order, dan inorder. 

3. Tipe Queue

Sifat dari tipe Queue yaitu LIFO atau Last In First Out. Dalam Queue, ada 3 operasi yang bisa kamu lakukan yaitu peek atau melihat data paling awal, dequeue atau menghapus data pertama dari Queue dan enqueue, memasukkan data di dalam Queue. 

4. Tipe Stack 

Mirip seperti Queue, tipe Stack juga bersifat LIFO karena termasuk struktur data linear. Terdapat tiga operasi yang bisa dilakukan, yaitu Peek berarti memantau data teratas Stack. Kedua ada Push, memasukkan suatu data baru dan Pop, menghapus data paling atas dalam Stack. 

5. Tipe Linked List

Struktur data tipe Linked List terdiri dari potongan berbagai data yang tersimpan acak. Potongan-potongan ini akan berada dalam memori komputer dan data yang dimaksud memiliki referensi saling merujuk satu sama lain. 

Baca Juga : Persiapkan Hal Ini Kalo Mau Jadi Game Developer

Data yang pertama disebut sebagai head, sementara terakhir disebut tail. Linked List terhubung baik secara singly linked list atau doubly linked list. Singly linked list berarti data hanya bisa diakses dengan arah maju, dimulai dari head atau tail. Data tidak dapat diakses dengan arah sebaliknya yaitu tail ke head. Sementara doubly, data bisa diakses dari dua arah. 

5. Tipe Array 

Tipe ini memiliki kumpulan elemen yang jaraknya saling berdekatan dalam memori. Beberapa jenis operasi yang dipakai, yaitu replace, sort, delete, insert, search, dan sebagainya. Tipe Array punya dia jenis dimensi, yaitu satu dimensi dan multi-dimensi. 

Buat kamu yang ingin menjadi programmer, deretan tipe struktur data ini akan membantumu untuk lebih memahami bidang ini. Kalau ingin tau lebih banyak, gabung jurusan Teknik Informatika di IDS Digital College, yuk! Kamu bakal diajarkan banyak hal mengenai software dan siap jadi profesional di bidangnya. Daftarkan diri kamu segera, ya!

Posted in: News


error

Enjoy this blog? Please spread the word :)

WhatsApp chat